Aceh Utara, 23 Juni 2026 – Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Aceh Utara menggelar rapat persiapan awal pelaksanaan monitoring sekolah dan madrasah se-Kabupaten Aceh Utara. Rapat yang berlangsung pada Selasa (23/6) tersebut membahas berbagai aspek teknis dan substansi kegiatan monitoring yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.
Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa kegiatan monitoring akan dilaksanakan mulai pekan ketiga bulan Juli hingga Agustus 2026. Kegiatan ini akan melibatkan seluruh pengurus MPD Kabupaten Aceh Utara guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan satuan pendidikan di wilayah tersebut.
Ketua dan anggota MPD menegaskan bahwa monitoring tahun ini memiliki fokus khusus pada upaya pencegahan dan penanganan kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah dan madrasah. Fokus tersebut dipilih mengingat pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik.
Dalam rapat tersebut, Dewan Pakar MPD Kabupaten Aceh Utara, Mawardi, mengusulkan agar kegiatan monitoring tahun ini lebih mendalami aspek perundungan yang terjadi di lingkungan pendidikan.
“Kita perlu melihat sejauh mana kesiapan sekolah dalam menghadapi kasus perundungan. Selain itu, penting juga untuk menilai bagaimana sekolah memberikan edukasi secara berkala kepada peserta didik maupun orang tua terkait pencegahan dan penanganan bullying,” ujarnya.
Menurut Mawardi, keberhasilan pencegahan perundungan tidak hanya bergantung pada kebijakan sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif guru, siswa, serta orang tua dalam membangun budaya sekolah yang sehat dan saling menghormati.
Melalui kegiatan monitoring ini, MPD Kabupaten Aceh Utara akan mengumpulkan berbagai data dan temuan lapangan yang nantinya menjadi bahan evaluasi bersama dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Hasil evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan dan program pendidikan yang lebih efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah anak, dan berkualitas.
MPD Kabupaten Aceh Utara berharap seluruh sekolah dan madrasah dapat memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan monitoring ini sehingga tujuan peningkatan mutu pendidikan dan perlindungan peserta didik dapat tercapai secara optimal.
“Monitoring ini bukan sekadar kegiatan penilaian, tetapi juga upaya bersama untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya atas pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas,” tutup Mawardi.
#MPDacehutara
#PendidikanAcehUtara
#MawardiJeumpa




